Wartawan Vatikan protes mahalnya tiket untuk terbang bersama Paus

Pope Francis speaks with journalists aboard a plane during his flight back from Baku to Rome, on October 2, 2016. The pontiff achieved a three day visit in Georgia and Azerbaijan. / AFP PHOTO / ANSA / LUCA ZENNARO

Sejumlah wartawan yang meliput kegiatan di Vatikan menyampaikan protes atas mahalnya biaya tiket pesawat untuk terbang bersama Paus Fransiskus dalam perjalanan ke negara lain.

Dalam surat yang dikirim kepada pejabat Vatikan, 30 orang jurnalis yang mewakili media internasional mengeluhkan harga tiket sebesar €1.738 ($1.877) yang diumumkan Vatikan bagi reporter yang hendak terbang bersama paus ke Fatima di Portugal pada bulan Mei mendatang, demikian laporan Catholic Culture. org.

Para jurnalis ini mengatakan bahwa harga tiket tersebut sama sekali tidak proporsional, jika dibandingkan dengan penerbangan komersial yang harganya sekitar $250.

Vatikan biasanya menyediakan beberapa kursi untuk para jurnalis dalam penerbangan paus ke luar negeri. Biaya dikenakan kepada wartawan untuk membantu menekan biaya yang dikeluarkan Vatikan.

Protes para jurnalis itu disampaikan kepada tiga pejabat Vatikan, yaitu Uskup Agung Angelo Becciu, yang menjabat sebagai sostituto atau Wakil Perdana Menteri Vatikan, Greg Burke, Direktur Media Vatikan, dan Msgr. Mauricio Rueda Beltz, koordinator penerbangan paus.

Meskipun demikian, mereka juga berharap agar Paus Fransiskus menunjukkan rasa simpati kepada para wartawan, karena ia sudah mengingatkan agar tidak ada komersialiasi jabatan gereja.