Gathering Emaus Journey – Angkatan VII, 29 September 2019

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru, yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. ( 2 Korintus 5:17 )

Puji syukur dan terima kasih kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kasih, karena setelah sekitar 10 minggu kami lalui, melalui belajar bersama dalam Komunitas Spiritual Kitab Suci EMMAUS JOURNEY Paroki Citra Raya angkatan ke VII, akhirnya Buku I, Perjalanan Hidup Mendasar dengan 10 sesi dapat kami nikmati melalui bertukar pengalaman spiritual ( sharing ) dan berbagi pengalaman dari hasil perenungan / kontemplasi kami dalam menikmati renungan firman Tuhan setiap hari melalui ayat emas yang kami dapatkan dan kami tuangkan dalam Journal harian kami.

Tepat pada hari Minggu, 29 September 2019, Jam 08:00 – 13:00 kami seluruh Angkatan ( I – VII ) bersama sama mengadakan Acara Gathering Emmaus Journey Paroki Citra Raya di Aula Bakti Luhur Citra Raya, sebagaimana merupakan acara routine bilamana kami telah selesai menyelesaikan perenungan satu buku dari tiga buku yang diwajibkan untuk para emmauser ( anggota kelompok spiritual kitab suci dalam Komunitas Emmaus Journey ).

Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya, yang merupakan lagu kebanggaan bangsa kita Indonesia, sebagai penggugah semangat dan mengingatkan kami bahwa kami adalah salah satu komponen bangsa Indonesia yang harus senantiasa bersyukur dengan kemerdekaan yang kita raih, kesuburan tanah air dan semangat bangsa untuk selalu bersatu menjaga tumpah darah kita, Tanah Air Indonesia.

Kemudian dilanjutkan dengan doa dan lagu-lagu rohani yang makin mendekatkan diri kami kepada Tuhan Yesus Kristus yang senantiasa melalui Roh KudusNya menyertai kita semua dalam suka dan duka.

Acara makin bertambah ceria dan penuh sukacita dengan dipandu oleh Bapak dan Ibu Emmauser kita, Bapak Edy Susanto yang dengan gayanya yang sabar, teduh, penuh keakraban dan kebapaan serta Ibu Dwi yang ceria serta banyolan khas srimulatan, menambah acara makin hidup dan komunikatif.

Ditambahan dengan para fasilitator lainnya dengan game game dan panduan senamnya yang menghilangkan rasa kantuk dan jenuh kita.

Begitu juga dengan sajian cemilan khas wong ndeso namun nglangeni, singkong, pisang, jagung, kacang rebus yang pasti jauh dari kolesterol, cocok untuk kita-kita yang sudah usia senja, serta minuman manasuka : kopi, teh dan air putihnya.

Selanjutnya ditampilkan sekilas dengan “Apa itu perjalanan wisata spiritual?” yang disajikan oleh para emmauser dari wilayah Citra 1, Bp. Basah dkk dalam bentuk Teater ala Pak dalang dari Jogya, yang memudahkan kita menangkap apa itu aktifitas wisata spiritual dalam komunitas Spiritual Emmaus Journey yang menyenangkan namun membuat kita bisa lebih mengetahui dan mendalami “Perjalanan Menuju Hidup Mendasar”.

Kemudian disempurnakan acara gathering tersebut dengan kedatangan pasangan suami istri ( pasutri ) yang tidak lain adalah pendiri Komunitas Spiritual Kitab Suci Emmaus Journey dari Paroki Santa Monika BSD, Bapak dan Ibu Stanislaus Maria Prasetyo.

Beliau adalah seorang pengajar / dosen dalam bidang Fisika Nuklir dan sering melalang buana bersama istri ke luar negeri dalam tugas pekerjaannya, termasuk Amerika sehingga dapat bertemu langsung dengan pasutri Mr & Mrs Gail Claveland di Colorado Springs USA. yang adalah pendiri EMMAUS JOURNEY, dan membawa serta mensosialisasikan Komunitas Spiritual Kitab Suci EMMAUS JOURNEY tersebut di Indonesia.

Bahkan menurut pendapat Mr. Gail Claveland, beliau heran dengan perkembangan Kelompok Spiritual Kitab Suci EMMAUS JOURNEY di Indonesia yang begitu pesat, ditengah mayoritas penduduk Muslim dan menjadikan Indonesia menjadi pilot project dari komunitas tersebut dari beberapa negara lainnya.

Bapak dan Ibu Prasetyo mensharingkan betapa dengan firman Tuhan perjalan hidupnya dapat dibukaan pintu oleh Tuhan Yesus dari setiap permasalahan tugas dan pekerjaannya juga dalam pergumulan keluarganya.

Bahkan perenungan-perenungan dari journal hariannya senantiasa di diskusikan dengan istri tercintanya, dan dari situ Tuhan menjawab dari setiap problem dan perjalan hidup dirinya maupun keluarganya tepat pada waktu yang dijanjikanNya.

Beliau senantiasa mengingatkan kita, bahwa Tuhan sudah memberi anugrah keselamatan kepada kita semua, sejak penebusan Yesus Kristus di kayu salib dari dosa asal, tinggal kita sekarang, apalagi kita yang telah dibaptis untuk senantiasa menanggapi karunia penebusan tersebut dalam kehidupan kita yang mendasar dengan mentaati firman Tuhan, berbuah untuk sesama dan kelak hidup kita menjadi terfokus.

Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari para emmauser citra raya dengan Bapak dan Ibu Prasetyo yang cukup lanjut usia namun semangatnya masih menyala nyala dengan aura kebapaan dan tetap mensiratkan keakraban yang hangat bagi semua kalangan usia.

Acara selanjutnya adalah testimony / kesaksian dari beberapa emmauser angkatan VII Paroki Citra Raya, mewakili yang muda, dewasa, bapak, Ibu bahkan Oma. Dengan berbagai pengalaman dan tantangan hidup, juga kisahnya sehingga masuk dalam persaudaraan emmauser menjadi aktif dalam Komunitas Spiritual Kitab Suci Emmaus Journey.

Sebagai sesi terakhir dari acara gathering ini adalah pesan dan nasehat yang disampaikan oleh Pst. Bonifasius Taran Kokomaking. SS.CC ( Romo Asran ).

Beliau mengungkapkan akan pentingnya belajar firman Tuhan dengan “ Taat “ dan “ Setia”.

“Taat” dalam artian selalu komitmen pada waktu untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan melalui Journal harian sesuai dengan Renungan Harian dalam Kalender Liturgi, kemudian merenungkan/kontemplasi, menulis dan menemukan ayat emas yang didapatkannya, merenungkan dari ayat emas tersebut dan membandingkan dalam perjalan hidup yang telah dilalui, mohon petunjuk kepada Tuhan untuk dapat berubah menjadi manusia baru dan berdoa untuk mohon tuntunanNya.

“Setia” dalam artian bukan saja merenungkan kemudian menulis dalam journal kita masing-masing saja, tetapi kita juga harus setia berkomitmen untuk tekun dan melaksanakan firman-firman Tuhan tersebut dalam hidup kita, terhadap keluarga kita dan sesama kita.

Tantangan dari Romo Asran, Beranikan kita membuat suatu “ Kitab hidup kita ? “ melalui hasil perenungan atau kesaksian kita berdasarkan Journal – journal yang kita buat setiap hari dari kontemplasi/hasil perenungan dari setiap Firman Tuhan yang kita baca setiap hari ?.

Siap Tumbuh, . . . . . Siap Berbuah,. . . . . . Semangat berkobar-kobar.

Selamat berselancar dengan pengalaman spiritual kita semua dalam Komunitas Spiritual Kitab Suci EMMAUS JOURNEY – Paroki Citra Raya selanjutnya di Buku II. Perjalanan Menuju Hidup Berbuah

Semoga Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita semua.

( Penulis : Al. Susilo Pranoto )

4 Comments

  1. Luar biasa ..ijut merasa bangga para emauser makin semangat dan akrab dengan kitab suci

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*