Profil Paroki
Citra Raya

Gereja St. Odilia tampak dari atas
2006
Diresmikan
11
Wilayah
69
Lingkungan
14RB+
Umat

Gereja Katolik Santa Odilia Citra Raya, yang dikenal sebagai Paroki Citra Raya Gereja St. Odilia, berawal dari Stasi St. Odilia di bawah naungan Paroki Serpong Gereja St. Monika, kemudian berkembang dan ditetapkan menjadi paroki.

Awalnya umat Katolik di Curug, Cikupa, Tigaraksa, dan daerah sekitarnya berkumpul di rumah-rumah untuk doa bersama dan perayaan Ekaristi. Perkembangan kawasan Citra Raya kemudian mendorong pembangunan gereja permanen yang menjadi pusat kehidupan iman umat.

Setelah melalui proses pembangunan, Gedung Gereja St. Odilia diresmikan pada 2 September 2005 oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta saat itu, Romo Yohanes Subagyo, Pr. Setahun kemudian, pada 26 November 2006, Stasi St. Odilia dipecahkan dari Paroki Serpong dan diresmikan menjadi Paroki Citra Raya.

Linimasa Paroki Citra Raya

1994

Awal Komunitas Umat

Umat Katolik yang tinggal di wilayah Cikupa, Tigaraksa, Curug, dan sekitarnya mulai berkumpul dalam kelompok-kelompok kecil untuk doa rosario, pendalaman iman, dan ibadat bersama di rumah-rumah umat. Komunitas kecil inilah yang menjadi cikal bakal terbentuknya Stasi St. Odilia.
1995

Di Bawah Paroki Serpong

Setelah Paroki Serpong didirikan oleh Keuskupan Agung Jakarta, wilayah Cikupa, Tigaraksa, Curug, dan sekitarnya masuk dalam reksa pastoral paroki tersebut.
1996

Stasi St. Odilia

Umat bersama Pastor Paroki Serpong membentuk Stasi St. Odilia yang melayani wilayah Cikupa, Tigaraksa, Balaraja, dan sekitarnya, serta sebagian wilayah Curug. Pada masa awal ini sudah terbentuk 4 wilayah yang mencakup 16 lingkungan dengan 417 kepala keluarga.
1996

Pembentukan PPG St. Odilia

Di tahun yang sama, untuk mempersiapkan pembangunan gereja permanen, umat membentuk Panitia Pembangunan Gereja (PPG) St. Odilia yang mulai menggalang dana dan merencanakan pembangunan gereja.
2003

Peletakan Batu Pertama

Setelah melalui proses perencanaan dan perizinan, pembangunan gereja dimulai dengan peletakan batu pertama yang disaksikan oleh umat dan tokoh masyarakat setempat.
2005

Peresmian Gedung Gereja

Gedung Gereja St. Odilia akhirnya diresmikan oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta saat itu, Romo Yohanes Subagyo, Pr.
2006

Paroki Citra Raya Gereja St. Odilia

Stasi St. Odilia resmi ditingkatkan menjadi Paroki Citra Raya yang melayani umat di wilayah Cikupa, Panongan, Legok, Tigaraksa, Balaraja, Sindang Jaya, Solear, dan sekitarnya.

Arsitektur Gereja St. Odilia

Gedung Gereja St. Odilia dirancang dengan ruang ibadat yang luas tanpa pilar penyangga di tengah sehingga umat dapat mengikuti perayaan liturgi dengan pandangan yang terbuka ke arah altar. Struktur bangunan menggunakan bentuk lengkungan yang bertemu di bagian tengah, menciptakan ruang yang lapang. Di area panti imam, langit-langit yang menjulang tinggi menghadirkan suasana agung dan membantu mengarahkan pandangan umat kepada Tuhan.
Arsitektur Gereja St. Odilia
Aula Gedung Damian di kompleks Paroki Citra Raya

Kompleks Paroki

Paroki Citra Raya Gereja St. Odilia menempati lahan sekitar 5.000 m² yang menaungi tiga bangunan utama sebagai pusat kehidupan menggereja: Gedung Gereja sebagai tempat peribadatan utama, Gedung Pastoran & Sekretariat sebagai tempat tinggal para imam dan pusat administrasi paroki, serta Gedung Karya Pastoral Damian untuk berbagai kegiatan pembinaan dan pelayanan umat. Gedung gereja sendiri memiliki kapasitas sekitar 1.700 umat, dengan 1.200 tempat duduk di lantai utama dan 500 tempat duduk di balkon.

Salib Kemenangan

Salah satu ciri khas Gereja St. Odilia adalah salib altar yang memiliki bentuk berbeda dari salib pada umumnya. Salib karya pematung Gregorius Sidharta Soegijo ini mengangkat tema Salib Kemenangan, di mana Kristus tidak digambarkan sebagai sosok yang telah wafat dalam penderitaan, melainkan sebagai Sang Tersalib yang hidup dan secara sadar mempersembahkan diri-Nya bagi keselamatan dunia. Kristus dipahami sebagai personifikasi dari salib itu sendiri—simbol kekuatan, kesadaran, pengorbanan, dan kemenangan kebaikan atas kejahatan.
Salib Kemenangan, ciri khas Gereja St. Odilia